Skip to main content

Tahapan Tumbuh Kembang Bayi 0-6 Bulan

Tumbuh kembang bayi menjadi hal yang penting untuk memberikan rangsangan dan nutrisi yang tepat bagi proses tumbuh kembang bayi. Kehadiran sang buah hati di tengah keluarga memang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang. Tak heran jika semua orang tua menginginkan hal yang terbaik bagi anaknya, khususnya pada setiap perkembangan si kecil.

Mengetahui tumbuh kembang bayi mulai dari lahir mampu membantu proses perkembangannya agar lebih maksimal. Selain itu, langkah ini bertujuan untuk memantau serta menangani masalah yang terjadi dari proses tersebut. Berikut ulasan lengkapnya!

Perkembangan Bayi Baru Lahir 

Pada saat baru lahir, bayi mengalami berbagai pertumbuhan baik itu fisik maupun kognitifnya. Bayi akan menunjukkan perkembangan dari fungsi panca indera dan juga kemampuan linguistik. 

Pada usia satu bulan, bayi akan menggunakan beberapa ekspresi sederhana seperti geraman, kicauan kecil, hingga tangisan untuk berkomunikasi. Selain itu, pendengaran bayi juga kian sensitif yang ditandai dengan mencari arah suara dan merespons suara. 

Selain mengalami perkembangan pada segi pendengaran, penglihatan bayi juga berangsur lebih jelas dan semakin fokus. Bahkan bayi usia satu bulan sudah memiliki kemampuan untuk mengikuti pergerakan objek dengan menggerakkan mata maupun kepala. 

Baca juga: Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil dan Perkembangan Janin

Perkembangan Bayi Usia Dua Bulan

Pada usia berkisar empat sampai dengan enam minggu, maka tumbuh kembang bayi si kecil dapat diketahui dengan kemampuannya untuk tersenyum. Pasalnya, pada usia ini penglihatan bayi sudah semakin sempurna dalam melihat perbedaan warna. 

Umumnya, bayi usia dua bulan akan menyukai kontras warna primer yang jelas dan terang. Selain itu, penglihatan si kecil dalam usia ini sudah mulai berkembang dengan jarak pandang yang semakin bertambah hingga mencapai 60 cm. 

Tak berhenti sampai di situ saja, gerakan koordinasi bayi semakin mulus dan lancar karena sudah memiliki refleks menarik. Si kecil sudah memiliki kemampuan meraih mengibaskan tangan dan meraih benda benda sekitarnya. 

Si kecil juga mulai mengangkat kepala secara perlahan lahan dan mendorongnya untuk mencoba berguling. Meskipun begitu, bayi  masih belum bisa tengkurap pada usia ini dan akan terus mengalami perkembangan lainnya. 

Perkembangan Bayi Usia Tiga Bulan  

Selanjutnya, bayi usia 3 bulan akan memiliki perkembangan indra peraba yang semakin baik. Pada momen inilah orang tua wajib mengenalkan berbagai tekstur pada si kecil dengan mainan berbeda.

Menariknya, pada usia ini si kecil akan mengalami tumbuh kembang bayi seperti memiliki kemampuan efek sebab akibat di sekelilingnya. Seperti contoh, mainan yang dipukul, benda benda yang dijatuhkan dan lain sebagainya. 

Jaringan di otaknya sedang saling terhubung, sehingga si kecil sudah mulai menyadari yang ada di sekitarnya. Selain itu, bayi usia 3 bulan juga akan semakin kuat dalam menggerakkan kaki, tangan, serta mampu menggenggam mainan. 

Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan 

Seiring bertambahnya usia, si kecil bisa membedakan tekstur lembut, kasar, hingga kerut. Di usia ini, bayi akan memasukkan benda benda ke dalam mulut dan melihat sekeliling ruangan yang ada di sekitar. 

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan 

Pada usia 5 bulan, si kecil akan semakin menunjukkan kemampuannya dalam hal motorik dan kesadarannya. Bayi lebih peduli dengan dunia sekelilingnya dan tertarik melihat benda kecil untuk meraihnya. 

Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan 

Tumbuh kembang bayi pada usia enam bulan akan semakin tertarik dengan indra perabanya. Pada usia ini si kecil akan menunjukkan kemampuan untuk meremas kertas, menyentuh benda sekitar hingga, meremas kertas.

Memang benar setiap anak memiliki tumbuh kembang yang berbeda beda. Namun, ada beberapa perkembangan khas yang bisa diketahui pada tahapan usianya mulai dari baru lahir hingga umur enam bulan.

Maksimalkan Tumbuh Kembang Bayi Sejak Dalam Janin

Bukan rahasia umum lagi, jika sejak dalam kandungan Anda sudah mulai menjaga kesehatan janin dengan berbagai macam nutrisi. Menjaga imunitas ibu hamil adalah hal yang paling utama. Untuk itulah setiap ibu wajib mengonsumsi berbagai multivitamin agar selalu siap memberi nutrisi pada janin. Vitamin B dan asam folat tentu sangat diperlukan untuk memaksimalkan metobolisme ibu. Konsumsi multivitamin yang mengandung EPA dan DHA juga patut untuk diberikan. Kandungan omega-3 memberi efek positif pada visual dan kognitif bayi, juga menghilangkan kemungkinan alergi pada tubuh bayi.

Atlas Health adalah layanan apotek online yang selalu siap untuk melayani Anda. Konsumsi multivitamin dengan baik sesuai dengan kebutuhan dapat Anda konsultasikan dengan Atlas Health. Beli obatpun sekarang menjadi lebih mudah, aman, nyaman dan terepercaya!

Baca juga: Makanan yang Mengandung Antioksidan untuk Kesehatan Tubuh

Referensi:

Produk Terkait

Leave a Reply